
Prodi Humas Fikom Unpad Jalani Asesmen Lapangan LAMSPAK untuk Perkuat Mutu Pendidikan dan Reputasi Global
Jatinangor, 11 Juli 2026. Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) pada 10 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu eksternal untuk menilai kualitas penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga luaran Program Studi Humas.
Asesmen dilakukan oleh dua asesor LAMSPAK, yaitu Dr. Hapsari Dwiningtyas Sulistyani, M.A., M.Si. dan Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si. Selama dua hari, tim asesor melakukan verifikasi terhadap dokumen evaluasi diri, meninjau sarana dan prasarana pembelajaran, serta berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari proses penilaian.
Pembukaan asesmen dihadiri oleh Kepala Satuan Penjaminan Mutu Universitas Padjadjaran, Prof. Ir. Euis Tintin Yuningsih, S.T., M.T., Ph.D., IPU., Dekan Fikom Unpad Dr. Nindi Aristi, S.Sos., M.Comn., jajaran pimpinan fakultas, tim akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Prodi Humas.
Dalam sambutannya, Prof. Euis Tintin Yuningsih menyampaikan bahwa Universitas Padjadjaran telah menjalankan sistem penjaminan mutu secara internal secara berkelanjutan. Namun demikian, asesmen eksternal tetap memiliki peran penting sebagai ruang evaluasi untuk menemukan berbagai masukan yang dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Setiap asesmen selalu memberikan catatan dan perspektif baru. Masukan tersebut menjadi bekal bagi universitas untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan serta mempertanggungjawabkan kualitas layanan kepada para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Asesmen Menjadi Momentum Berbenah
Dekan Fikom Unpad, Dr. Nindi Aristi, menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan semata proses penilaian akreditasi, melainkan momentum untuk melakukan refleksi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Menurutnya, Program Studi Hubungan Masyarakat Fikom Unpad selama ini telah menjadi salah satu rujukan penyelenggaraan pendidikan kehumasan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Meski demikian, perubahan tren peminatan mahasiswa, dinamika industri komunikasi, serta tuntutan agar pendidikan tinggi semakin memberikan manfaat bagi masyarakat menjadi tantangan yang harus terus dijawab.
“Kami terus melakukan berbagai pembenahan agar Program Studi Humas tetap relevan dengan perkembangan zaman. Melalui asesmen ini kami berupaya menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir sehingga layak memperoleh predikat unggul,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim akreditasi yang telah mempersiapkan asesmen dengan baik. Menurutnya, berbagai masukan dari asesor akan menjadi modal penting bagi Fikom Unpad untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Asesmen sebagai Ruang Berbagi Praktik Baik
Mewakili tim asesor, Dr. Hapsari Dwiningtyas Sulistyani menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta kesiapan yang ditunjukkan oleh Fikom Unpad selama proses asesmen berlangsung.
Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak hanya bertujuan melakukan verifikasi terhadap dokumen akreditasi, tetapi juga menjadi ruang diskusi dan saling belajar antara asesor dengan perguruan tinggi.
“Asesmen merupakan bagian dari proses akreditasi, tetapi pada saat yang sama kami juga memperoleh banyak pembelajaran dari institusi yang kami kunjungi. Melalui proses ini kita dapat bersama-sama melihat hal-hal yang sudah baik maupun aspek yang masih dapat diperkuat,” ujarnya.
Hapsari berharap seluruh proses asesmen berlangsung secara terbuka, dinamis, dan menyenangkan. Pemeriksaan dokumen, klarifikasi data, serta diskusi dengan sivitas akademika dilakukan untuk menemukan potensi terbaik yang dimiliki Program Studi Humas.
“Harapannya proses ini dapat semakin meningkatkan kualitas Program Studi Hubungan Masyarakat sekaligus memperkuat reputasinya di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Verifikasi Dokumen hingga Wawancara dengan Para Pemangku Kepentingan
Selama asesmen berlangsung, tim asesor melaksanakan serangkaian agenda yang meliputi pembukaan asesmen dan penyamaan persepsi pelaksanaan kegiatan, pemeriksaan Formulir Evaluasi Diri (FED) beserta dokumen pendukung, peninjauan fasilitas pembelajaran, serta wawancara dengan pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra, dan pengguna lulusan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyusunan dan penandatanganan berita acara asesmen lapangan sebagai bagian dari tahapan akhir proses akreditasi.
Prodi Humas Perkuat Komitmen Menjadi Rujukan Pendidikan Kehumasan
Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat Fikom Unpad, Dr. Anwar Sani, M.I.Kom menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi Prodi Humas untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.
Melalui proses asesmen ini, Prodi Humas terus mengukuhkan posisinya sebagai pusat pengembangan ilmu dan praktik kehumasan yang inovatif, berbasis riset, berorientasi global, serta memberikan dampak nyata dalam membangun komunikasi strategis yang beretika dan berkelanjutan.
Selain itu, Prodi Humas Fikom Unpad juga berkomitmen memperkuat reputasinya sebagai penyelenggara pendidikan kehumasan yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan berkontribusi dalam meningkatkan komunikasi publik di berbagai sektor, mulai dari korporasi, pemerintahan, hingga industri konsultan kehumasan.
Berbagai masukan yang diperoleh dari tim asesor LAMSPAK diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola program studi agar semakin adaptif terhadap perkembangan dunia kehumasan dan kebutuhan para pemangku kepentingan.
Penulis : Humas Fikom Unpad
Editor : Humas Fikom Unpad
Foto : Divia

