
PPRF 2025 Kompetisi PR Gaungkan Masalah Akses Pendidikan Global
Jatinangor, Sumedang Juni 2025 — Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan Padjadjaran Public Relations Fair (PPRF) 2025. PPRF pertama kali diselenggarakan oleh mahasiswa Humas Fikom Unpad pada tahun 2011 dan kini telah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-13. Saat ini PPRF telah menjadi ajang kompetensi komunikasi strategis yang terus berkembang dan menunjukkan relevansinya.
Orientasi Tema

Welcoming 13th PPRF di Auditorium Pasca Fikom Unpad
Pada tahun 2025, PPRF hadir dengan misi merespons isu penting yang dihadapi Indonesia, yaitu pemerataan pendidikan. Penyelenggara PPRF tahun 2025 mengusung tema “Expanding Educational Access Through Non-Government Organization Collaborations”. Pemilihan tema tersebut sebagai upaya menekankan peran organisasi nonpemerintah (NGO) dalam menjangkau masyarakat di wilayah marginal. Tema ini juga sejalan dengan fokus kebijakan dari Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang menyoroti tantangan pendidikan di daerah terpencil.
PR Talk

Poster PR Talk PPRF tahun 2025, sumber Instagram Hima Humas
Penyelenggara PPRF 2025 turut menghadirkan sesi talkshow inspiratif bersama para pembicara terkemuka dari berbagai latar belakang. Keberhasilan penyelenggara dalam menjalin kerja sama dengan para sponsor dan mitra institusi besar menunjukkan dedikasi dan profesionalisme mahasiswa Humas Fikom Unpad dalam event tahunan ini.
Sebagai upaya untuk memperkuat dampak sosial di bidang pendidikan, 13th PPRF menjalin kolaborasi strategis dengan ISCO Foundation. Sebuah lembaga yang memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan pendidikan anak. Tak hanya itu, acara ini juga melibatkan BAPPENAS dalam sesi talkshow sebagai bentuk sinergi lembaga pemerintah dalam mendukung kebijakan dan program pendidikan. Selain itu, kerja sama dengan Hoshizora Foundation turut dilakukan guna memperluas manfaat dan memperkuat misi pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan.
Aksi PR

Penyelenggaraan OlymPRDay di Bale Sawala Unpad

Penyelenggaraan PRodcast di ruang Moestopo Fikom Unpad
Pada gelaran PPRF yang ke-13 tahun ini, dua cabang kompetisi hadir untuk menantang kreativitas dan sensitivitas mahasiswa dalam menyelesaikan masalah, yaitu OlymPRDay dan PRodcast. Yang mana OlymPRDay menghasilkan output berupa PR Campaign sebagai respons terhadap isu yang diangkat. Sedangkan PRodcast memiliki output berupa audio kreatif layaknya siaran podcast.
Dalam setiap cabang lomba, PPRF tahun ini berhasil menghadirkan jajaran juri berkompeten dari berbagai latar belakang. Dari sektor pemerintahan, hadir perwakilan Bappenas yang memberikan perspektif kebijakan publik. ISCO, sebagai organisasi non-pemerintah, turut terlibat sebagai klien yang menilai langsung ide peserta. Dari industri kehumasan, Burson berperan sebagai PR agency yang membagikan wawasan profesional. Sementara itu, untuk cabang podcast, OlymPRDay juga menggandeng podcaster profesional serta dosen dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, yang memperkaya penilaian dengan sudut pandang akademis.
Titik Temu
PPRF 2025 menargetkan partisipasi mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia dan mancanegara. Penyelenggara merancang kompetisi ini dengan alur yang komprehensif, terdiri dari beberapa tahap seleksi yang menantang kreativitas peserta dalam mengembangkan ide kreatif dan solusi praktis serta keterampilan komunikasi strategis dari isu yang diangkat. Kompetisi ini berpuncak pada babak final, yang dirancang merefleksikan kompleksitas tantangan nyata yang berkaitan dengan isu yang diangkat, sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai bagaimana peran Public Relations dapat diterapkan dalam merespons persoalan sosial melalui pendekatan yang kolaboratif. (AK)
