
Adji Gilang Riano Ariaputra: Menyulap Kegagalan Menjadi Kesuksesan
Adji Gilang Riano Ariaputra, atau yang akrab dipanggil Gilang, adalah seorang atlet softball muda yang memiliki kisah inspiratif. Pria kelahiran Jakarta pada 4 Juli 2001 ini telah menunjukkan dedikasi dan semangatnya dalam menghadapi berbagai rintangan dalam hidupnya.
Sejak kecil, Gilang merupakan anak yang aktif dan senang bergerak. Berbagai cabang olahraga dicobanya, mulai dari sepak bola, basket, renang, hingga badminton, sebelum akhirnya menemukan softball sebagai olahraga yang memberinya kepuasan. Di usianya yang keempat, Gilang mengikuti trial baseball di Lapangan Gelora Bung Karno, dengan dorongan dari ibunya. Merasa cocok di olahraga tersebut, Gilang terus menekuninya dan bergabung dengan klub Garuda. Meskipun ia menyadari kekurangan dirinya, Gilang memiliki kemampuan untuk belajar dari kesalahan dan terus memperbaiki diri hingga akhirnya ia mampu menjadi unggul.
Memasuki sekolah menengah, Gilang mendapatkan tawaran dari pelatihnya untuk bergabung dengan ekstrakurikuler softball di sekolahnya, mengingat banyaknya peluang untuk ikut dalam turnamen softball nasional dari ekstrakurikuler tersebut. Berbeda dengan baseball, Gilang merasa softball lebih tepat untuk dirinya yang menyukai permainan yang cepat dan menggunakan strategi. Kemampuannya berkembang pesat hingga akhirnya Gilang kembali mendapat tawaran untuk mengikuti seleksi tim inti softball Provinsi DKI Jakarta. Dengan usaha yang maksimal, Gilang lulus tahapan seleksi dan tergabung dalam Tim Provinsi DKI Jakarta.

Berbagai turnamen telah diikutinya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu momen paling membanggakan adalah ketika ia berhasil meraih penghargaan individu dalam pertandingan Makassar Baseball Softball Association (MSBA) pada Juni 2023 lalu. Ia memborong tiga dari empat penghargaan sekaligus, yakni The Best Slugger, The Best Hitter, dan The Most RBI. Prestasi ini sangat mengesankan, mengingat softball adalah olahraga tim. Tidak hanya itu, Gilang bersama tim perwakilan Provinsi DKI Jakarta juga berhasil meraih medali emas.
Dalam perjalanan panjangnya sebagai seorang atlet softball, Gilang telah mengalami berbagai suka dan duka. Kepergian ayahnya tepat sebelum Pra-Pekan Olahraga Nasional 2023 dimulai sangat mempengaruhi motivasinya. Namun dengan tekad yang kuat dan dukungan dari ibunya, Gilang beserta Tim Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih medali emas dalam kompetisi tersebut. Ia mendedikasikan kemenangan itu untuk almarhum ayahnya.

Saat ini, Gilang sedang dalam masa pemulihan dari cedera otot kaki yang dideritanya saat berkompetisi dalam terakhirnya. Meskipun dalam kondisi ini, Gilang tetap bersemangat dan tidak berhenti berkontribusi. Ia tetap menyempatkan berolahraga di tengah-tengah jadwal perkuliahan dan kegiatan organisasinya yang padat. Ia memiliki tujuan untuk membuktikan bahwa atlet juga bisa sukses dalam akademik dan berorganisasi. Saat ini, ia terlibat dalam berbagai organisasi di kampusnya, termasuk Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, BEM Fikom Unpad, sekaligus menjadi wakil ketua UKM UBSU (Unit Baseball & Softball Unpad).
Gilang menekankan pentingnya tidak takut untuk gagal. Baginya, kegagalan adalah pengalaman dan pembelajaran yang pastinya dapat diambil agar lebih baik kedepannya. Kisah inspiratif Gilang adalah contoh nyata bahwa dengan semangat, kerja keras, dan tekad yang kuat, seseorang dapat mengatasi segala rintangan dan mencapai kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan. Ia adalah bukti bahwa atlet juga dapat sukses di luar lapangan. (TDF)
