Awardee Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek: Langkah Awal Najwa Aulia Fadhilah

Alt Image : Pembekalan dan Penandatanganan Kontrak Awardee Beasiswa Unggulan 2025.
Najwa Aulia Fadhilah, mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, menyandang gelar awardee Beasiswa Unggulan (BU) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tepat di awal masa kuliahnya. Ia mengamankan posisi tersebut setelah melewati proses seleksi yang diikuti sekitar 85.000 pendaftar, sementara kuota penerima akhir hanya berkisar antara 1.500 hingga 2.000 orang.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus buah dari dedikasi dan persiapan matang yang telah ia lakukan sejak bangku sekolah. Bagi Najwa, posisi sebagai awardee bukan sebuah kebetulan, melainkan hasil dari konsistensi memanfaatkan setiap peluang.
Mengumpulkan “Modal” Sejak Masih Sekolah
Najwa memegang teguh prinsip bahwa kesempatan emas tidak akan datang untuk kedua kalinya. Semangat inilah yang membuatnya selalu memberanikan diri untuk memanfaatkan setiap peluang sejak menempuh studi di lingkungan kompetitif SMA Negeri 1 Tasikmalaya, sekaligus menantang dirinya untuk terus keluar dari zona nyaman.
Saat di bangku sekolah, ia membagi fokus antara prestasi akademik dan organisasi. Najwa aktif menjabat sebagai Sekretaris Umum OSIS sekaligus Kerani Organisasi Pramuka.
Keterlibatan aktif tersebut menjadi modal besar saat ia mendaftar seleksi awardee Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek. Najwa konsisten mengumpulkan berbagai prestasi sejak duduk di bangku kelas 10. Pada tahun 2022, saat masih berada di kelas 10, ia meraih Juara 3 Olimpiade Sosiologi di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Setahun berikutnya, ia kembali menorehkan prestasi lewat capaian Juara 1 Analisa Kasus Olimpiade Sosiologi oleh MGMP Sosiologi Sumatera Barat di Padang (2023).
Tidak hanya di bidang sosiologi, Najwa juga mengukir prestasi di bidang komunikasi dan bahasa. Ia berhasil membawa pulang trofi Juara 3 Lomba Debat Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh STIE YKPN pada tahun 2024. Kemampuan bahasanya semakin teruji lewat capaian Juara 1 English Speech Competition tingkat Kota Tasikmalaya, serta Juara 3 English Speech Competition tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) pada tahun 2025. Seluruh sertifikat ini menjadi berkas pendukung yang kuat untuk ia mendaftar beasiswa.
“Waktu itu rasa takut, cemas, dan harapan berkumpul jadi satu. Tapi karena prinsip bahwa kesempatan enggak datang dua kali, aku terjang semua ketakutan itu,” ungkap Najwa.
Seleksi Awardee Beasiswa Unggulan
Proses seleksi Beasiswa Unggulan yang kompetitif menjadi ujian mental tersendiri bagi Najwa. Tantangan pertama muncul saat ia harus menyusun esai bertema dampak teknologi pada karakter di era digital.
Di tengah proses penyusunan, Najwa mengamati sebuah fenomena sosial di lingkungan tempat tinggalnya di Tasikmalaya mengenai pergeseran empati dalam komunikasi antar-generasi. Ia langsung menuangkan realitas dan analisis tersebut ke dalam esainya. Kepekaan sosial inilah yang berhasil membawa berkasnya lolos hingga ke tahap wawancara kandidat awardee.
“Di tahap wawancara pas ketemu juri, rasanya deg-degan banget. Sepanjang proses itu aku cuma bisa berdoa supaya dilancarkan,” kenangnya.
Alasan Memilih Jurusan Humas sebagai Pilihan Tunggal SNBP
Dalam esainya, Najwa menceritakan ketertarikannya pada sosiologi sejak kelas 10 SMA yang berjalan seiring dengan keaktifannya berorganisasi. Hal inilah yang memantapkan langkahnya untuk memilih Program Studi Humas Fikom Unpad.
Bagi Najwa, ilmu hubungan masyarakat bukan sekadar tentang berbicara di depan publik, melainkan seni mendengarkan dan memahami perspektif yang beragam. Kemampuan analisis sosial dari ilmu sosiologi membantunya untuk melihat sebuah isu secara objektif. Menurutnya, seorang Praktisi Humas harus mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak secara bijak. Hal ini merupakan sudut pandang yang sukses meyakinkan para juri untuk memilihnya sebagai awardee.
Tanggung Jawab Baru Setelah Lolos Jadi Awardee
Momen mendebarkan yang ia tunggu akhirnya tiba. Najwa sengaja membuka pengumuman beasiswa tersebut selepas ibadah sholat di dini hari.
“Alhamdulillah, Rasanya campur aduk dan sampai speechless. Aku langsung mengabari orang tua saat itu juga. Rasanya sangat terharu dan bersyukur banget,” kata Najwa.
Bagi Najwa, gelar awardee ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan bahan bakar baru untuk berkontribusi secara positif. Selaras dengan komitmen dalam esainya, kini Najwa mulai aktif mengeksplorasi dunia kampus dengan bergabung di Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Unpad dan siap menantang diri di berbagai kompetisi ke depan.
Alt Image : Najwa berkontribusi dalam Wisuda Universitas Padjadjaran Gelombang III bersama KPM Unpad.
Penulis : Najwa Aulia Fadhilah
Email Penulis : [email protected]
