Zaidan: Mahasiswa Fikom Unpad Menjadi Winner Putra Padjadjaran 2024
Oleh: Khairunnisa
Jatinangor, 25 Mei 2026

Rafi Ahmad Zaidan Winner Putra Padjadjaran 2024
“Sebenernya bukan karena pemberani, tapi justru karena penakut. Aku takut kehilangan waktu dan kesempatan untuk mencoba“
—Rafi Ahmad Zaidan
Rafi Ahmad Zaidan meraih gelar Winner Putra Padjadjaran 2024 dengan modal yang tidak biasa yakni, rasa takut. Bukan takut gagal, melainkan takut menyesal. Kalimat pembuka di atas diucapkannyaia ucapkan saat menceritakan perjalanannya meraih prestasi bergengsi tersebut. Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 ini, rasa takut bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru dari ketakutan akan penyesalan, ia memilih untuk terus mencoba berbagai kesempatan selama berkuliah.
Putra-Putri Padjadjaran adalah ajang pemilihan Duta Kampus Unpad yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Padjadjaran, dengan tujuan memilih para duta yang akan berperan aktif mengaplikasikan dan menyebarluaskan nilai-nilai ke-Unpad-an kepada sivitas akademika maupun masyarakat umum. Setiap fakultas mengirimkan perwakilannya untuk berkompetisi memperebutkan gelar tersebut.
Pada penyelenggaraan 2024, malam grand final bertema “Equality dan Equity” itu diikuti oleh 31 finalis perwakilan dari setiap fakultas, Zaidan keluar sebagai Winner Putra Padjadjaran 2024. Kini, selain menyandang gelar Putra Padjadjaran 2024, Rafi Ahmad Zaidan atau yang kerap disapa Zaidan juga menjabat sebagai Wakil Ketua BEM Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad 2026
Titik Awal Memilih Fikom
Saat SMA, Zaidan berasal dari jurusan IPA. Pilihannya masuk Fikom bermula dari satu film pendek garapan alumni Jurnalistik Fikom Universitas Padjadjaran yang ia tonton secara tidak sengaja. Dari situ, ia mulai mencari tahu tentang Fikom Unpad dan menemukan hal yang menarik perhatiannya.
“Ada film judulnya Mau Jadi Apa, garapan alumni Jurnalistik. Aku lihat, oh, ada ya Fakultas Ilmu Komunikasi. Aku dari jurusan IPA, tapi nekat aja masuk, karena interest banget.” — Rafi Ahmad Zaidan
Merasa terinspirasi lewat karya alumni Fikom tersebut, Zaidan memutuskan untuk menjadikan Fikom Unpad sebagai jurusan kuliahnya. Lewat jalur SNBP, Zaidan akhirnya resmi menjadi mahasiswa Fikom Unpad. Menurutnya, lingkungan Fikom Unpad mempertemukannya dengan banyak mahasiswa kompeten yang membuatnya terdorong untuk berkembang dan lebih aktif selama kuliah. .
Perjalanan Menuju Putra Padjadjaran 2024
Awalnya Zaidan tidak ada keinginan untuk mendaftarkan diri, namun karena mendapatkan tawaran dan ajakan langsung dari Senbora HIMA Ilmu Komunikasi, ia memutuskan untuk mencoba. Bagi Zaidan, setiap kesempatan selalu membawa pelajaran baru. Karena itu, menurutnya menjalani setiap tahap seleksi Winner Putra Padjadjaran bukan sekadar kompetisi, tapi juga sebagai ruang untuk bereksplorasi.
“Lawannya justru dari diri kita sendiri. Gimana kita bisa ngebawain diri kita, gimana kita bisa improve setiap hari. Teman-teman Putra-Putri dari fakultas lain bukan lawan, itu teman seperjuangan.” — Rafi Ahmad Zaidan
Menurutnya, semua peserta baik di tingkat fakultas maupun universitas adalah teman seperjuangan. Lawan sesungguhnya ada di dalam diri sendiri. Cara berpikirnya membawa Zaidan terus melangkah memberikan yang terbaik di setiap tahapnya sehingga dapat menyandang gelar Winner Putra Padjadjaran 2024.
Rumah Menjadi Kompas Zaidan
Zaidan meyakini, di balik semua pencapaiannya, keluargalah yang paling membentuk siapa dirinya hari ini. Ia mengaku keluarganya selalu mengingatkannya untuk memahami batas dan tetap berpijak pada nilai-nilai baik yang mereka ditanamkan di rumah.
“Nilai-nilai yang mereka tanamkan di rumah itu justru jadi kompas aku.”
— Rafi Ahmad Zaidan
Berkat dukungan dan didikan itu, Zaidan berani melangkah jauh untuk mencoba hal-hal baru, mengambil kesempatan yang datang, bahkan menempuh jalan yang awalnya tidak ia rencanakan sejak SMA. Namun keberanian itu tidak pernah lepas kendali, karena nilai yang ditanamkan keluarganya selalu menjadi pengingat akan batas yang harus ia jaga. Dukungan tersebut yang membuatnya yakin melangkah hingga ke tahap akhir seleksi Putra Padjadjaran, sekaligus menjaganya tetap berpijak pada dirinya sendiri sepanjang prosesnya.

Rafi Ahmad Zaidan Mahasiswa FIKOM Universitas Padjadjaran
Wakil Ketua BEM Fikom: Saatnya memberi kembali
Setelah meraih gelar Putra Padjadjaran 2024, Zaidan memilih mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Bersama rekannya Christofer Mourinho, ia menjadi Wakil Ketua BEM Fikom Unpad 2026. Menurutnya, posisi tersebut menjadi cara untuk memberikan kembali hal-hal baik yang selama ini ia dapatkan selama berada di Fikom.
“Sudah banyak yang dikasih sama Fikom. Ini waktunya untuk ngasih balik. Ini waktunya menyediakan wadah untuk perkembangan orang lain juga, untuk adik-adik kita, untuk teman-teman di sekitar kita bisa merasakan hal yang sama.” — Rafi Ahmad Zaidan
Pengalamannya sebagai Putra Padjadjaran memberinya sudut pandang baru tentang representasi mahasiswa dan kontribusi bagi lingkungan sekitar.
WONDERFUL: Satu Kata Bagi Perjalanannya
Di Penghujung wawancara, Zaidan diminta merangkum seluruh perjalanannya di Fikom dalam satu kata. Tidak butuh waktu lama. Ia berkata Wonderful.
“Wonderful. Benar-benar penuh banget dengan warna-warninya. kalau mau mengulang seribu kali pun, aku bakal tetap pilih fakultas ini.”
— Rafi Ahmad Zaidan
Bagi Zaidan, Fikom bukan hanya tempat untuk belajar di ruang kelas. Lebih dari itu, Fikom menjadi ruang yang membawanya bertemu pengalaman, kesempatan, dan proses bertumbuh sebagai insan manusia.
