
Fikom Unpad Tingkatkan Literasi AI Perangkat Desa Cintaratu untuk Dukung Pelayanan Publik Digital
Pangandaran – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai menjadi bagian dari kebutuhan kerja di berbagai sektor, termasuk pemerintahan desa. Teknologi ini tidak hanya dapat membantu produksi konten komunikasi, tetapi juga berpotensi mendukung pekerjaan administratif dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam menghadapi perkembangan tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Kampus Pangandaran menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) bertema literasi AI bagi perangkat Desa Cintaratu pada Jumat, 31 Juli 2026, di Kantor Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan ini diikuti oleh aparatur dan perangkat Desa Cintaratu. Pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya mengenal penggunaan AI, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara tepat, kritis, dan produktif untuk mendukung komunikasi serta pelayanan publik di tingkat desa.
Kegiatan PPM dipimpin oleh Rizki Nurislaminingsih, S.Sos., M.A. sebagai ketua tim dengan Atef Fahrudin, S.I.Kom., M.I.Kom. sebagai anggota. Sejumlah mahasiswa Fikom Unpad juga terlibat, yaitu Shelpi Nur Awaliyah, Muyasyaroh, Raden Fachry Nurrakhman, dan Zaskya Enjelya.
Literasi AI untuk Mendukung Komunikasi Desa
Sekretaris Desa Cintaratu, Konda Ruskonda, yang mewakili Kepala Desa, mengapresiasi pelaksanaan PPM tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena pelatihan teknologi informasi semakin dibutuhkan oleh perangkat desa, terutama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan website dan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat.
Pada sesi materi, Rizki Nurislaminingsih memperkenalkan konsep dan komponen literasi AI. Peserta tidak hanya diajak memahami cara menggunakan teknologi, tetapi juga mengenali karakter konten yang dihasilkan AI serta meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi buatan AI yang berpotensi keliru atau menyesatkan.
Kemampuan tersebut penting bagi aparatur desa karena penggunaan teknologi digital dalam komunikasi publik tetap membutuhkan proses verifikasi, penilaian informasi, dan tanggung jawab pengguna sebelum sebuah informasi disampaikan kepada masyarakat.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan AI yang dipandu Atef Fahrudin. Peserta mempelajari cara menyusun prompt atau instruksi yang jelas agar AI dapat menghasilkan keluaran sesuai kebutuhan. Dalam sesi praktik, peserta mencoba menggunakan prompt untuk membuat materi poster.
Melalui latihan tersebut, peserta dapat melihat bahwa efektivitas penggunaan AI tidak hanya bergantung pada aplikasi yang digunakan, tetapi juga pada kemampuan pengguna dalam merumuskan instruksi, mengevaluasi hasil, dan menyesuaikannya dengan kebutuhan komunikasi.
Dari Konten Digital hingga Administrasi Pemerintahan Desa
Dalam diskusi, pihak Desa Cintaratu juga menyampaikan harapan agar pelatihan AI dapat dikembangkan pada tahap berikutnya. Pemanfaatannya diharapkan tidak hanya mendukung pembuatan konten, tetapi juga pekerjaan administrasi pemerintahan desa dan penguatan identitas visual desa, termasuk pengembangan kembali desain logo.
Pemanfaatan AI secara bijak diharapkan dapat membantu perangkat desa mempercepat sejumlah proses kerja, meningkatkan efisiensi, serta mendukung penyampaian informasi dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Bagi Fikom Unpad, kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Literasi digital dalam konteks ini tidak berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat atau aplikasi, tetapi juga mencakup kemampuan memahami teknologi, menilai informasi, dan menggunakannya secara bertanggung jawab.
PPM Fikom Unpad Dukung Pencapaian SDGs
Kegiatan literasi AI bagi perangkat Desa Cintaratu juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital aparatur desa mendukung SDG 4: Quality Education, terutama melalui penguatan kapasitas dan pembelajaran sepanjang hayat. Pemanfaatan AI sebagai bagian dari inovasi dalam proses kerja dan pelayanan publik juga berkaitan dengan SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, khususnya dalam mendorong adopsi teknologi dan kapasitas inovasi di tingkat lokal.
Kolaborasi antara Fikom Unpad, Pemerintah Desa Cintaratu, dan mahasiswa turut mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals. Kemitraan perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi ruang transfer pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penguatan kapasitas kelembagaan desa dan kualitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan PPM ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Fikom Unpad Kampus Pangandaran terus mendorong pemanfaatan teknologi komunikasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital. (AF/RN)

