
Kuliah Umum Bersama Dubes Sri Lanka : Kunci Sukses Di Era Global
Jatinangor, 5 April 2023 – Kuliah umum yang bertema “Komunikasi Lintas Budaya, Kunci Sukses Di era Global” dilangsungkan secara hybrid di Ruang Auditorium Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Dengan pemateri Dewi Gustina Tobing, S.E., MBA selaku Duta Besar RI untuk Sri Lanka merangkap Maladewa, kuliah umum ini dimoderatori oleh Prof. Deddy Mulyana, MA, Ph.D. Kegiatan ini menjadi salah satu sesi dalam Mata Kuliah Komunikasi Lintas Budaya.
Ibu Dewi selaku pemateri kuliah umum kali ini, memberikan pengalamannya mengenai komunikasi multikultur dalam pelaksanaan tugas beliau sebagai Dubes RI. Beliau menyampaikan perbedaan multikultural sama sekali tidak menjadi penghalang maupun penghambat kerjasama yang dijalin. Ibu Dewi memaparkan bahwa Sri Lanka tidak berbeda jauh dengan Indonesia karena memiliki bermacam-macam agama namun, 70% agama di Sri Lanka didominasi oleh agama Buddha. Hal tersebut melahirkan budaya unik yang tumbuh di Sri Lanka.
Budaya unik tersebut lantas tidak menjadi kendala sama sekali. Misalnya negara Maladewa yang memiliki aturan bahwa setiap orang diwajibkan untuk melaksanakan ibadahnya namun masyarakatnya tetap memiliki fleksibilitas dalam bekerja. Maladewa membuat aturan secara moderat agar salah satu pemasukan terbesar mereka yaitu melalui turis dapat nyaman mengunjungi Maladewa. Mereka selalu berusaha menyediakan tempat yang nyaman bagi turis termasuk dalam hal beribadah.
Aturan yang dibuat dengan moderat tersebut menurut beliau mempermudah karena tidak berbeda jauh dengan negara Indonesia yang didominasi oleh muslim, padahal Ibu Dewi sendiri beragama kristen. Beliau menilai bahwa hal tersebut bisa terjadi karena masyarakat bisa menempatkan kondisi religius dengan cara yang moderat namun mereka pun tetap terbiasa memilah-milah kebiasaan yang buruk dan baik untuk diterapkan dalam kehidupannya sehari-hari.
Dalam kuliah umumnya, beliau juga menyampaikan bahwa keahlian ataupun komunikasi lintas budaya sendiri yang menjadi inti atau fokusnya adalah bagaimana cara kita berkomunikasi dengan budaya apapun. Selama kita bisa lebih open minded dan mampu dengan bijak memilah-milah nilai yang ada itu akan sangat membantu untuk bisa tampil dimanapun. Mulai dari karakter, sikap maupun etika yang baik, jelas karakter tersebut diharapkan membawa hal yang positif. Selain itu kunci utama bagi generasi muda adalah percaya diri, dengan menguasai ilmu yang kita dalami, kepercayaan diri itu akan tumbuh sehingga membuat kita yakin atas hal-hal positif yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. (Vannisa Jasmine Az Zahra)

