
Prodi Humas Fikom Unpad Perkuat Desa Wisata Selasari Pangandaran melalui Empat Program PKM
PANGANDARAN. Program Studi Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Prodi Humas Fikom Unpad) melaksanakan empat program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan melibatkan pelajar, guru, pelaku UMKM, Pokdarwis, PKK, Karang Taruna, pemerintah desa, dan masyarakat lokal dengan fokus pada penguatan kapasitas komunikasi, promosi wisata, ekonomi kreatif, serta branding desa wisata.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ramah tamah Tim PKM Prodi Humas Fikom Unpad bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Rombongan diterima Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Dr. H. M. Agus Nurdin, S.Pd., M.Pd., dan Kepala Desa Selasari Udin Tugaswara, A.Md.
Dalam sambutannya, Citra menyampaikan selamat datang kepada rombongan Fikom Unpad dan mengapresiasi kehadiran para dosen dalam jumlah besar di Pangandaran. Ia menekankan posisi Pangandaran sebagai daerah wisata dengan beragam potensi yang terus berkembang dan berharap silaturahmi dengan Unpad dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan pariwisata memang menjadi salah satu prioritas Kabupaten Pangandaran. Visi pembangunan daerah menempatkan pariwisata berkelanjutan sebagai bagian penting menuju Pangandaran yang semakin dikenal luas, disertai penguatan pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan desa.
Fikom Unpad Dorong Kolaborasi Pendidikan, SDM, dan Pariwisata
Dekan Fikom Unpad Dr. Nindi Aristi, S.Sos., M.Comn. menegaskan bahwa kehadiran banyak dosen Fikom Unpad dalam kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan fakultas untuk ikut mengambil peran dalam pengembangan Pangandaran. Nindi Aristi saat ini menjabat sebagai Dekan Fikom Unpad.
“Kehadiran teman-teman dosen dalam jumlah besar ini memperlihatkan keseriusan Fikom Unpad untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pengembangan wilayah di Pangandaran,” ujar Nindi.
Ia melihat kolaborasi Fikom Unpad dan Pangandaran dapat dikembangkan melalui beberapa jalur. Pertama, kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui keberadaan Kampus Unpad di Pangandaran. Kedua, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik bagi masyarakat maupun aparatur. Ketiga, pengembangan potensi pariwisata yang tidak hanya bertumpu pada wisata maritim, tetapi juga dapat diperluas melalui desa wisata, ekonomi kreatif, industri event, hingga sport tourism.
Menurut Nindi, kehadiran para akademisi yang memiliki kepakaran di bidang komunikasi, branding, hubungan masyarakat, media digital, dan pariwisata membuka peluang agar pengembangan potensi Pangandaran dapat didukung dari sisi komunikasi yang lebih strategis.
Semangat serupa disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Dr. H. M. Agus Nurdin, S.Pd., M.Pd. yang menekankan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan citra dalam pembangunan daerah. Agus Nurdin menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran pada 2026.
Prodi Humas Siap Menjadi “Kolaborator Kebaikan”
Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat Fikom Unpad Dr. Anwar Sani, S.Sos., M.I.Kom. menyampaikan bahwa kompetensi Prodi Humas dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
“Prodi Humas dengan semua potensi dan keunggulannya bisa hadir menjadi bagian dari solusi kebutuhan masyarakat. Prodi Humas siap menjadi kolaborator kebaikan dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Anwar.
Menurutnya, Prodi Humas memiliki puluhan dosen dengan beragam keahlian yang dapat dikolaborasikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam membangun dan menjaga citra, mengembangkan komunikasi digital, mengelola hubungan dengan publik, serta memperkuat kapasitas komunikasi organisasi dan komunitas.
Sehari setelah ramah tamah tersebut, kolaborasi diterjemahkan langsung melalui empat kelompok PKM yang bekerja bersama kelompok masyarakat berbeda di Desa Selasari.
Empat Program PKM Menyasar Kebutuhan yang Berbeda
Kelompok pertama diketuai Prof. Dr. Hj. Susanne Dida, M.M. melalui program “KAWAN (Kreator Wisata Andalan): Edukasi Digital Storytelling bagi Pelajar untuk Akselerasi Promosi Wisata Desa Selasari Kabupaten Pangandaran.”
Kegiatan menyasar pelajar dan guru SMPN 1 Atap Parigi Desa Selasari. Peserta diajak mengenali potensi yang ada di lingkungan mereka sendiri dan mengubahnya menjadi cerita digital yang menarik.
Melalui pendekatan ini, pelajar tidak hanya diposisikan sebagai pengguna media sosial, tetapi juga sebagai kreator yang dapat ikut memperkenalkan potensi wisata Desa Selasari melalui sudut pandang generasi muda.
Kelompok kedua yang diketuai Dr. Priyo Subekti, M.Si. melaksanakan “Penguatan Kapasitas Komunikasi Digital dan Branding UMKM Desa Selasari Kabupaten Pangandaran melalui Pendekatan Storytelling Berbasis Potensi Lokal.”
Pelaku UMKM dan Pokdarwis diajak melihat kembali produk lokal bukan hanya dari nama, harga, atau informasi pemesanan. Bahan yang digunakan, siapa yang membuat, proses produksi, tempat asal, hingga pengalaman konsumen dapat menjadi sumber cerita untuk membuat produk lebih mudah dikenali dan diingat.
Peserta juga mempraktikkan cara mengubah bahan-bahan cerita tersebut ke dalam konten digital sederhana yang dapat digunakan untuk promosi usaha maupun destinasi.
Kelompok ketiga diketuai Centurion Chandratama Priyatna, Ph.D. melalui kegiatan “Pemberdayaan Komunikasi Pariwisata Berbasis Community Relations dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif melalui Event Festival Selasari di Desa Wisata Selasari, Kabupaten Pangandaran.”
Dengan peserta dari unsur PKK dan Karang Taruna, pelatihan mengajak masyarakat melihat event tidak semata-mata sebagai kegiatan yang menghadirkan keramaian.
Potensi alam, kuliner, seni budaya, kehidupan masyarakat, serta produk UMKM dapat diolah menjadi pengalaman yang memberikan alasan kepada wisatawan untuk datang, mencoba aktivitas, bertemu warga, membeli produk lokal, dan membawa pulang cerita tentang Selasari.
Kelompok keempat diketuai Dr. Iriana Bakti, M.Si. dengan tema “Penguatan Branding Desa Wisata Berbasis Potensi Alam dan Kearifan Lokal di Desa Selasari Pangandaran.”
Kegiatan melibatkan pemerintah desa, Pokdarwis, pelaku UMKM, dan masyarakat lokal. Peserta didorong untuk mengenali kembali kekuatan identitas Selasari, kemudian menghubungkannya dengan potensi alam, budaya, kehidupan masyarakat, dan aktivitas wisata dalam branding desa yang lebih konsisten.
Kepala Desa Selasari Udin Tugaswara, A.Md. menyambut baik kehadiran Prodi Humas Fikom Unpad dan pelaksanaan kegiatan bersama masyarakat.
Pokdarwis Harapkan Pendampingan Berlanjut
Pada akhir rangkaian pelatihan, Ketua Pokdarwis Desa Selasari Aris Kusmawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberi tambahan wawasan, pengalaman, dan pengetahuan bagi masyarakat yang selama ini menjadi pelaku langsung pariwisata di Selasari.
Ia berharap PKM tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat dilanjutkan dengan pendampingan dan kolaborasi bersama Fikom Unpad agar pengembangan Desa Wisata Selasari semakin maju dan konsisten.
Menurut Aris, kemajuan desa wisata tidak dapat dilakukan satu pihak saja. Dibutuhkan dukungan unsur pentahelix, yaitu pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media yang saling bekerja sama.
Harapan tersebut sekaligus mempertegas posisi PKM bukan sebagai kegiatan satu arah, melainkan sebagai pembuka ruang kolaborasi yang dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dukung SDGs melalui Pendidikan, Ekonomi Lokal, dan Kemitraan
Empat program PKM Prodi Humas Fikom Unpad di Desa Selasari juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs).
Edukasi digital storytelling bagi pelajar serta peningkatan kapasitas masyarakat mendukung SDG 4: Quality Education, khususnya peningkatan keterampilan yang relevan bagi generasi muda dan orang dewasa. Target 4.4 secara khusus menekankan peningkatan keterampilan untuk pekerjaan, kewirausahaan, dan kehidupan produktif.
Penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata berbasis masyarakat sejalan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth. Agenda SDGs antara lain mendorong kewirausahaan dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah serta pariwisata berkelanjutan yang mampu menciptakan pekerjaan dan mempromosikan budaya serta produk lokal.
Penguatan identitas desa yang berpijak pada potensi alam dan kearifan lokal berkaitan dengan SDG 11: Sustainable Cities and Communities, sementara keterlibatan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, Pokdarwis, UMKM, sekolah, pemuda, dan masyarakat mencerminkan SDG 17: Partnerships for the Goals.
Melalui empat program dengan pendekatan berbeda tetapi saling melengkapi, Prodi Humas Fikom Unpad berupaya mempertemukan kompetensi akademik dengan pengalaman dan kebutuhan masyarakat.
Dari pelajar yang belajar menjadi kreator cerita wisata, UMKM yang menemukan cerita di balik produknya, masyarakat yang mengembangkan potensi menjadi event, hingga penguatan branding desa wisata, seluruh kegiatan mengarah pada satu semangat yang sama: membuat potensi Desa Selasari semakin terlihat, dikenal, bernilai, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Tim PKM Prodi Humas Fikom Unpad
Kelompok 1 : Pendidikan
Ketua: Prof. Dr. Hj. Susanne Dida, M.M.
Anggota: Dr. Trie Damayanti, S.Sos., M.Si.; Dr. Yustikasari, M.I.Kom.; Dr. Feliza Zubair, M.Si.; Renata Anisa, S.Sos., M.M.; Retasari Dewi, S.I.Kom., M.I.Kom.; Achwan Noorlistyo Adi, S.I.Kom., M.I.Kom.
Kelompok 2: UMKM
Ketua: Dr. Priyo Subekti, M.Si.
Anggota: Dr. Hanny Hafiar, M.Si.; Dr. Evie Novianti, M.Si.; Dr. Agus Rahmat, M.Pd.; Kokom Komariah, M.Si.; Dr. Aat Ruchiat Nugraha, M.Si.
Kelompok 3: Community Relations dan Event
Ketua: Centurion Chandratama Priyatna, Ph.D.
Anggota: Syauqy Lukman, Ph.D.; Dr. Phil. Aang Koswara, M.Si.; Dr. Yanti Setiyanti, M.Si.; Dr. Susie Perbawasari, M.Si.; Fajar Syuderajat, S.Sos., M.Si.
Kelompok 4: Branding Desa Wisata
Ketua: Dr. Iriana Bakti, M.Si.
Anggota: Prof. Dr. Suwandi Sumartias, M.Si.; Dr. Anwar Sani, S.Sos., M.I.Kom.; Dr. Heru Ryanto Budiana, S.Ag., M.Si.; Dr. Hj. Diah Fatma Sjoraida, M.Si.; Ari Agung Prastowo, S.Sos., M.I.Kom.
Penulis : Humas Fikom Unpad
Foto : Humas Pemkab Pangandaran & Prodi Humas


