
SAJATI 2026 Jadi Ruang Awal 264 Mahasiswa Baru Mengenal Unpad Pangandaran
PANGANDARAN. Sebanyak 264 mahasiswa baru Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran memulai perjalanan mereka sebagai bagian dari sivitas akademika Unpad melalui SAJATI 2026 (Sagala Jati Diri Mahasiswa Anyar Unpad Pangandaran), Selasa (18/8/2026).
Tidak sekadar menjadi kegiatan orientasi, SAJATI 2026 menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik, organisasi kemahasiswaan, budaya kampus, hingga lingkungan sosial yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka selama menempuh pendidikan di Unpad Pangandaran.
Mengusung tema “Silih Asah ku Pangaweruh, Silih Asih ku Budaya, Silih Asuh dina Jati Diri Padjadjaran”, kegiatan ini membawa semangat untuk saling mengasah melalui pengetahuan, membangun kepedulian melalui budaya, serta saling membimbing dalam menghidupkan nilai-nilai Jati Diri Padjadjaran.
Berada di kawasan pesisir selatan Jawa Barat, lingkungan PSDKU Unpad Pangandaran juga menjadi bagian dari proses pengenalan tersebut. Mahasiswa diajak mengenal kearifan lokal Sunda sekaligus membangun kepedulian terhadap budaya, masyarakat, dan lingkungan di sekitar kampus.
264 Mahasiswa Baru dari Lima Program Studi
SAJATI 2026 diikuti mahasiswa baru dari lima program studi di PSDKU Unpad Pangandaran. Mereka terdiri atas 41 mahasiswa Administrasi Bisnis, 44 mahasiswa Peternakan, 49 mahasiswa Ilmu Komunikasi, 59 mahasiswa Keperawatan, dan 71 mahasiswa Perikanan.
Rangkaian kegiatan dimulai melalui prosesi budaya Mapag Mahasiswa Baru dengan iring-iringan dekan bersama perwakilan mahasiswa baru.
Direktur Kelembagaan dan Tata Kelola Universitas Padjadjaran Ahmad Baehaqi, S.Si., M.T., kemudian memberikan sambutan kepada para peserta. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad Inu Isnaeni Sidiq, S.S., M.A., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor Universitas Padjadjaran.
Mahasiswa baru juga mendapatkan sejumlah pembekalan untuk mempersiapkan kehidupan perkuliahan. Salah satunya melalui kuliah umum “Literasi Keuangan Generasi Muda” yang disampaikan oleh Nur Izmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, sesi Motivational Talk menghadirkan alumni Unpad Pangandaran, Galang Ikhwan Aji Sabda dan Wiji Prabowo. Keduanya berbagi pengalaman menjalani perkuliahan sekaligus memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai berbagai peluang yang dapat dikembangkan selama menjadi mahasiswa.
Mengenal Kehidupan Kampus melalui Student Festival
Suasana SAJATI semakin hidup melalui Student Festival. Dalam sesi ini, mahasiswa baru dapat mengenal berbagai organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), sekaligus melihat lebih dekat ekosistem pendukung kehidupan kampus, mulai dari kantin, UMKM, hingga mitra yang hadir di lingkungan PSDKU Unpad Pangandaran.
Rangkaian tersebut turut dilengkapi dengan penandatanganan Surat Pernyataan Aktif Berorganisasi sebagai bentuk komitmen mahasiswa untuk terlibat dalam kehidupan organisasi dan aktivitas kemahasiswaan di kampus.
Bagi Florentina Dewi Yulia, mahasiswa baru Program Studi Ilmu Komunikasi asal Bangka Belitung, SAJATI menjadi kesempatan untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kehidupan yang akan dijalaninya di kampus.
“Orientasinya membantu saya mengetahui berbagai kegiatan dan UKM yang ada di kampus. Suasana yang dibangun juga terasa inklusif, sehingga saya mendapatkan banyak informasi dan pengetahuan dasar yang dibutuhkan sebagai mahasiswa baru,” ujar Florentina.
SAJATI 2026 ditutup dengan Pentas Seni yang menghadirkan Band Gandara serta penampilan bakat dari perwakilan masing-masing program studi. Pentas tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa baru lintas program studi untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan sejak awal masa perkuliahan.
Ketua Panitia SAJATI 2026 Firman Febrianto, S.Pt., M.Pt., bersama para ketua program studi di lingkungan PSDKU Unpad Pangandaran berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi bagi terbangunnya sinergi antarmahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Melalui SAJATI 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya semakin siap beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, tetapi juga tumbuh sebagai bagian dari sivitas akademika Unpad yang berpengetahuan, peduli terhadap budaya dan lingkungan, serta menjadikan Jati Diri Padjadjaran sebagai nilai yang hadir dalam perjalanan akademiknya. (NL)

