
Fikom Bersyukur: Harmoni Berbagi Inspirasi dari Maulid Nabi di Dies Natalis ke-65 Fikom Unpad
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan agenda Fikom Bersyukur sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-65. Acara yang bertema “Harmoni Berbagi Inspirasi dari Maulid Nabi” ini berlangsung pada Selasa, 16 September 2025, pukul 09.00 WIB, di Auditorium Pascasarjana Fikom Unpad dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Fikom Unpad Official.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Saepudin Zohari S.Mn., M.I.Kom., dilanjutkan dengan pembacaan Surah Ar-Rahman yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir di Auditorium Pascasarjana Fikom Unpad.
Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan organisasi Fikom Unpad, Dr. Jenny Ratna Suminar, Dra., M. Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih oleh Fikom Unpad hingga memasuki usianya yang ke-65 tahun. Beliau berharap acara ini bisa menjadi pengingat dan penguat bagi sivitas akademika untuk senantiasa bersyukur dan tak lupa untuk berbagi. Beliau menambahkan bahwa tanda-tanda orang bersyukur diantaranya ketika kita menjadi lebih mau berbagi, menjadi orang yang terbuka untuk mau belajar, dan ketika kita professional dalam bekerja. “Mudah-mudahan acara ini bisa menguatkan kembali dan menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa bersyukur, dan semoga apa yang kita lakukan ini bisa menjadi keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Selanjutnya, masuk ke acara inti dari acara Fikom Bersyukur yaitu tausiyah dari Ustad KH. Tengku Maulana, SM. Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan tentang lima ciri sifat Rasulullah yang menjadi panutan dan sebagai identitas umat nabi bagi umat islam. Lima sifat tersebut diantaranya; yang pertama Asyiddaa’u alal kuffar, umat islam harus keras kepada orang-orang kafir atau di luar agama islam. Artinya umat islam harus memiliki konsistensi tinggi dan teguh pendirian pada keyakinan yang dimiliki. Di luar itu, seperti kehidupan sosial bermasyarakat, tetap bersikap toleransi dan peduli dalam kebersamaan. Yang kedua, Ruhama u bainahum, berkasih sayang terhadap sesama atau penuh kasih sayang di antara mereka. Ketiga, tarahum rukka’an sujjadan artinya ‘kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya.’
Ustad KH. Tengku Maulana, SM juga menyampaikan terkait kewajiban salat. Salat itu kewajiban mutlak yang tidak bisa ditinggalkan, kecuali bagi 7 golongan, yaitu anak kecil, orang pikun, orang yang sedang sakit koma, orang pingsan, orang mabuk, wanita yang sedang haid dan orang gila.
Selanjutnya ciri keempat, yabtaghûna fadllam minallâhi wa ridlwânan dapat diartikan sebagai pesan yang memberikan motivasi untuk umat muslim senantiasa penuh daya juang, mobilitas kerja yang tinggi, semangat serta selalu ingin memberikan yang terbaik. Ciri terakhir yaitu sîmâhum fî wujûhihim min atsaris-sujûd artinya di wajah umat nabi tampak ada tanda-tanda bekas sujud (bercahaya) karena taat beribadah, serta orang yang dekat dengan Allah hatinya tentram dan sinar iman di wajahnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama, dilanjutkan dengan foto bersama serta simbolis penyerahan donasi pada kegiatan Fikom berbagi oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan organisasi Fikom Unpad Dr. Jenny Ratna Suminar, Dra., M. Si dan Ketua Dies Syauqy Lukman, M. S.M., Ph. D kepada perwakilan tenaga kependidikan, sekuriti, dan office boy sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas peran mereka dalam mendukung kegiatan di Fikom Unpad. (DM/TAH)


