Ketua BEM FIKOM Unpad 2026: Tantangan Christofer Mourinho

Gambar 1.1, Christofer Mourinho dan Rafi Ahmad Zaidan resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM FIKOM Unpad 2026
(Sumber: Instagram @vote.fikom)
Jatinangor, 13 Mei 2026 Suara mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjadjaran mengantarkan Christofer Mourinho ke kursi Ketua BEM FIKOM Unpad 2026. Mahasiswa Jurusan Televisi dan Film angkatan 2023 yang akrab disapa Inyo ini menang dengan raihan 82,4 persen suara dalam pemilihan umum mahasiswa, dan kini memimpin Kabinet Karyadipta untuk satu periode ke depan. Baginya, jabatan ini bukan sekadar jabatan struktural, melainkan ruang gerak dalam menumbuhkan kesadaran kolektif guna menuju perubahan yang bermakna.
Perjalanan Christofer Mourinho Menuju Kursi Ketua BEM FIKOM Unpad
Sebelum menjabat sebagai Ketua BEM FIKOM Unpad 2026, pria kelahiran Palembang, ini sudah dikenal sebagai wajah lama di lingkungan FIKOM. Inyo pernah menjabat sebagai Project Officer SOLA Market 2023. Setahun berselang, ia turut ambil bagian sebagai Vice Project Officer dalam PMBF Dialog 2025. Rekam jejak itulah yang kemudian mengantarkan kepercayaan mahasiswa FIKOM kepadanya untuk memimpin BEM FIKOM Unpad periode 2026.

Gambar 1.2, Christofer Mourinho menyampaikan orasi di hadapan mahasiswa FIKOM Unpad
(Sumber:Instagram @christofermourinho)
Sosok Hangat di Balik Jabatan Ketua BEM
Di balik jabatannya sebagai Ketua BEM FIKOM Unpad 2026, Inyo adalah sosok yang hangat dan mudah bergaul. Ia mengaku tertarik pada dunia komunikasi sejak duduk di bangku SMA, ketertarikan itu kemudian ia salurkan melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan FIKOM, sehingga sosoknya dikenal luas oleh Keluarga Mahasiswa (Kema) FIKOM.
“Inyo adalah seorang yang selalu all-out & all-in buat apapun untuk suatu hal yang ia bela, juga pandai akan memposisikan diri ketika harus bermain dengan siapa & seperti apa. Inyo selalu punya niat baik, seperti keberdampakan yang dia kasih buat SOLA & Dialog, yang WAH, bersama para partner-nya. Tentu, ini juga yang menjadi maksud & tujuan Inyo ada di sini bersama Zaidan. Semoga Allah memberikan #MoZa petunjuk selalu agar maksud baiknya bisa tersampaikan dengan baik. Goodluck, bro.”
– Muhammad Zaheer Alkadrie, kema FIKOM sekaligus kerabat dekat Inyo, Kamis (15/5/2026).
Tantangan Internal dan Eksternal Ketua BEM FIKOM 2026
Inyo menyadari bahwa kepengurusannya di tahun 2026 ini menghadirkan tantangan dari dua sisi: internal dan eksternal.
Di ranah internal, tantangan utama berpusat pada manajemen ekspektasi. Inyo bertanggung jawab memastikan para pengurus, terutama kepala dan wakil kepala departemen yang memasuki tahun kedua atau ketiga pengabdian, mendapatkan pengalaman kepemimpinan yang profesional sebagai bekal saat memasuki dunia kerja. Selain itu, BEM FIKOM Unpad juga dituntut memenuhi ekspektasi mahasiswa baru angkatan 2025 yang baru mengenal organisasi ini.
Di ranah eksternal, tantangan datang dari kebutuhan membangun kolaborasi yang setara dengan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan FIKOM: KOMA, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa (HIMA), hingga pihak Dekanat. Bagi Inyo, ujian sesungguhnya bukan sekadar merumuskan visi, misi, nilai, dan budaya organisasi di atas kertas, melainkan membuktikan bahwa seluruh elemen BEM benar-benar menjalankannya secara nyata, sekaligus dirasakan oleh para mitra eksternal tersebut.
Harapan Inyo untuk BEM FIKOM Unpad
Di balik berbagai tantangan tersebut, Inyo menyimpan harapan besar agar BEM FIKOM Unpad tidak sekadar menjadi lembaga eksekutif yang hadir sebagai formalitas. Ia ingin BEM tumbuh menjadi organisasi yang benar-benar memberi dampak nyata, baik bagi masyarakat, Kema FIKOM, maupun jajaran internal BEM sendiri. Meski rintangan pasti akan menghadang, Inyo optimistis semangat kebersamaan dapat membantunya meninggalkan jejak kebermanfaatan yang mendalam bagi seluruh pihak.
Pesan Christopher Mourinho untuk Mahasiswa FIKOM Unpad
Di penghujung wawancara, Inyo menyampaikan pesan hangat kepada seluruh kema FIKOM Unpad. Ia mengajak semua pihak untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan BEM dan tidak ragu menyampaikan aspirasi mereka.
“BEM FIKOM Unpad adalah rumah kita bersama. Gue ada di sini bukan untuk sekadar menjadi ketua BEM, tapi untuk benar-benar melayani seluruh kema FIKOM. ‘Kami Dengan Aspirasimu, Langsung Sampaikan!’ bukan hanya sekadar jargon, tapi janji hidup gue dan seluruh keluarga BEM FIKOM Unpad untuk terus menyuarakan aspirasi kalian.”
Dengan dukungan Rafi Ahmad Zaidan dan jajaran Kabinet Karyadipta, Christofer Mourinho kini mengemban amanah memimpin BEM FIKOM Unpad sepanjang 2026. Tantangan manajemen ekspektasi, baik dari pengurus internal maupun mitra eksternal seperti KOMA, UKM, HIMA, dan Dekanat, akan menjadi ukuran sejauh mana janji “Kami Dengan Aspirasimu, Langsung Sampaikan!” benar-benar terwujud bagi Kema FIKOM Unpad.
Penulis : Abu Hamid Muhammad Gozali
