Jatinangor, 21 Maret 2021Setelah melaksanakan survei terkait kekerasan dalam pacaran terhadap Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Tim Laboratorium Humas Fikom Unpad menyelenggarakan sharing session dengan tema “LOVE IS NOT ABUSE” pada Jumat, 27 November 2020. Acara ini berbentuk talkshow yang disiarkan langsung melalui akun media sosial Fikom Unpad menggunakan fitur live Instagram. Talkshow ini dimoderatori oleh Isna Ainul Fatah dan dihadirikan narasumber An Nisaa Yovani selaku Founder dan CEO Samahita Bandung. Sharing Session ini bertujuan untuk mengedukasi Mahasiswa Fikom Unpad mengenai kekerasan dalam pacaran.

3-C7-E2175-5398-4-B8-E-ADB6-6-FEA2-D122508 FF9-D240-A-99-AA-4-B22-8-E15-2573-ECE54-C1-C
https://www.instagram.com/p/CIDVysnsapS/?igshid=14pu334huxotx

Beberapa bentuk Kekerasan Dalam Pacaran (KDP) adalah: kekerasan fisik, kekerasan psikologis, posesif, kekerasan verbal, menguntit, mengontrol hak pasangan, mengisolasi pasangan, kekerasan seksual, menuduh tanpa alasan, dan pemerasan. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan kepada para mahasiswa Fikom angkatan 2016-2020, sebanyak 78,8% responden menyatakan tidak pernah mengalami KDP sedangkan 12,5% menyatakan pernah atau sedang mengalami Kekerasan Dalam Pacaran (KDP). Bentuk KDP yang sering dialami oleh mahasiswa fikom antara lain: tuduhan tanpa alasan, meremehkan dan mengejek, kekerasan emosional, stalking, dan menjauhkan dari keluarga maupun kerabat. Data yang didapatkan menunjukan bahwa sebesar 54,5% responden yang menyatakan bahwa mereka menyadari adanya orang terdekat yang mengalami Kekerasan Dalam Pacaran. Dengan presentase yang telah didapatkan hanya sebesar 42,9% responden yang mengetahui adanya hukuman bagi para pelaku KDP.

S-23740423 S-23740422
https://www.instagram.com/p/CIDVysnsapS/?igshid=14pu334huxotx

Beberapa pasal yang dapat menjerat pelaku adalah UU No.44 Tahun 2008 tentang pornografi, Penganiayaan biasa (pasal 351 KUHP), Penganiayaan ringan (pasal 352 KUHP) dan Penganiayaan berat (pasal 354 KUHP). Langkah yang dapat dilakukan jika menjadi korban KDP antara lain: menggali informasi tentang KDP, mengenali tanda-tanda KDP, meyakini bahwa KDP memiliki penyebabnya, berhati-hati dengan rayuan pasangan, berani menolak, bercerita kepada teman maupun keluarga, membuat rencana penyelamatan diri, mengumpulkan bukti-bukti KDP, mencari bantuan, dan melaporkan KDP ke kepolisian unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

S-23740424 S-23740428
https://www.instagram.com/p/CIDVysnsapS/?igshid=14pu334huxotx

Adapun beberapa pihak lain yang dapat dihubungi guna meminta pendampingan KDP antaranya: Komnas perempuan, LBH APIK Jakarta, Yayasan Pulih, dan Samahita. Sharing session “LOVE IS NOT ABUSE” membahas secara detail mengenai tahapan- tahapan yang terjadi dalam kekerasan dalam pacaran. Dimulai dari tahapan munculnya kekerasan hingga jenis-jenis kekerasan yang berpotensi muncul dalam proses pacaran itu sendiri. Sharing session ini berlangsung selama 42 menit 25 detik. Pada akhir rangkaian talkshow, An Nisaa Yovani memberikan pesan kepada Fikomers supaya mencari bantuan apabila terperangkap di dalam kekerasan hubungan romantis atau pacaran. An Nisaa Yovani memberikan pesan kepada Fikomers yang merasa menjadi saksi kekerasan dalam hubungan romantis agar dapat membantu orang yang bersangkutan, serta tidak berdiam diri ketika menyaksikan kekerasan dalam hubungan romantis.

TAKSHOW ini bisa disaksikan kembali di akun youtube channel fikom unpad official di link berikut https://www.youtube.com/watch?v=8WjT0IrQf8s

 

###

 

Penulis : Ardita Salwa

Editor : Brilliant Novianto